Pulau Malamber: Surga Tersembunyi di Sulbar dengan Keunikan Dua Wajah

Pulau Malamber di Mamuju berubah bentuk saat air surut! Pasir putih, laut biru jernih, dan lumba-lumba jadi daya tarik wisata unik di Sulawesi Barat.


Itusaya.com/Jalan-jalan ke Sulawesi Barat memang tak pernah ada bosannya, banyak spot wisata menarik yang bisa di temukan disini. Salah satunya yakni berkunjung ke pulau Malamber. 
 
Pulau ini terletak di desa Bala-Balakang Timur, Kecamatan Bala-Balakang, Mamuju. Meskipun masuk dalam wilayah Mamuju namun jika di lihat dari peta, pulau ini berada diantara pulau Sulawesi dan Kalimantan.

Nama dari pulau ini berasal dari bahasa suku Mandar yang memiliki arti "panjang". Penamaan dari pulau ini memang sangat cocok dan sesuai dengan karateristik pulaunya yang memanjang.

Untuk sampai ke pulau ini diperlukan waktu sekitar 10 jam menggunakan perahu nelayan. Wah, gimana rasanya yah naik perahu 10 jam dengan kondisi ombak yang besar. Tapi lumayan menarik dan menantang sih untuk di coba.

Pulau ini memang cukup jauh karena berada di bagian terluar Sulbar. Namun meskipun jauh dan sulit untuk di kunjungi namun pulau ini banyak di huni oleh warga lokal.

Namun ada yang unik loh tentang pulau ini karena pulaunya hanya satu namun di lain waktu terkadang bisa menjadi dua bagian. Tapi ini bukan cerita mistis, hanya saja di saat air laut surut maka pulau ini akan terbagi menjadi dua bagian namun setelah pasang akan kembali menyatu. Sehingga masyarakat sekitar sering menyebutnya pulau Malamber besar dan pulau Malamber kecil.

Pulau Malaber (Kumparan)

Namun jangan heran, meskipun jaraknya jauh dan akses sulit untuk sampai ke pulau ini namun semuanya akan hilang seketika setelah sampai ditepi pantai. Keindahan pantai kedua pulau ini sangat menawan dan mempesona dengan pasir putih yang halus dan bersih. 

Selain pantainya yang sangat menawan, pulau ini juga di dominasi oleh tumbuhan cemara, yang membuat suasana semakin nyaman, di tambah lagi dengan hembusan angin sepoi-sepoi.

Tak hanya itu loh, disekitar pantai ini pun bisa dijumpai berbagai jenis biota laut. Bahkan terkadang ikan lumba-lumba pun tidak jarang terlihat seakan bermain di tengah birunya air laut. Kadang pula terlihat berenang hingga ke tepian pantai.

Makanya, saat berada di pulau ini tak elok rasanya jika tidak melakukan aktifitas pantai seperti berenang, menyelam, atau aktifitas lain yang bisa membuat suasana semakin berkesan. 

Makanya buruan ke pulau ini, mumpung hari libur.

Credit foto by Katinting

IS Media menggunakan cookie untuk menawarkan dan memastikan pengalaman menjelajah yang lebih baik. Selengkapnya!